Mengapa Perut Sakit dan Diare Setelah Makan Pedas?

Oleh Manda

Mengapa Perut Sakit dan Diare Setelah Makan Pedas?

Setiap kali makan, cabai ibarat jadi teman setia untuk memberikan sensasi yang lebih menggigit. Sebagian orang suka menambahkan sambal atau cabai yang banyak ke dalam makanannya. Saking asyiknya makan, terkadang kita lupa dampaknya yang bisa menimbulkan perut sakit setelah konsumsi makanan pedas.

Alasan perut sakit setelah makan pedas

Pasti Anda pernah mengalami sakit perut, seperti melilit bahkan diare, setelah makan makanan pedas. Ini umum terjadi pada orang yang terlalu banyak atau hobi mengonsumsi makanan pedas.

Ini disebabkan makanan pedas mengandung zat capsaicin. Jika dikonsumsi berlebihan, bisa mengakibatkan masalah pada sistem pencernaan. Mulai dari sakit lambung hingga diare.

Saat dikonsumsi dalam jumlah banyak, zat capsaicin dalam makanan pedas dapat memicu iritasi dinding saluran pencernaan, seperti lambung.

Dampaknya dapat menimbulkan GERD, yakni pelemahan otot esofagus (kerongkongan) bagian bawah yang menahan makanan maupun zat asam di lambung agar tidak naik lagi ke kerongkongan. 

Hal tersebut biasanya menimbulkan sensasi terbakar pada area dada, karena asam dan makanan naik ke atas. Bila sudah begitu, lebih baik atasi dengan obat maag sesuai gejala.

Tak hanya itu saja, capsaicin juga menstimulasi sensitivitas pada usus yang berdampak pada kondisi Irritable Bowel Syndrome (IBS). IBS merupakan gangguan yang berdampak pada usus besar. Gejalanya berupa sakit perut, gas, diare, perut kembung, ataupun sembelit. Iritasi yang terjadi membuat Anda sakit perut setelah makan makanan pedas.

Sebuah penelitian dalam World Journal of Gastroenterology, mengatakan konsumsi makanan pedas berhubungan erat pada IBS, terutama di kalangan wanita. IBS juga bisa disertai diare. Peneliti menyarankan untuk mengurangi asupan makanan pedas untuk mengelola kekambuhan IBS.

Maka itu, tak jarang orang yang mengonsumsi makanan pedas dapat mengalami diare, sebagai bagian dari gejala IBS. Tanda-tanda diare dapat diketahui sebagai berikut:

  • Sakit perut
  • Frekuensi BAB lebih dari 3 kali
  • Tekstur feses cair (lebih dari 70 persen air)
  • Demam
  • Kembung
  • Mual
  • Selalu ada rasa ingin BAB

Sakit perut dan diare karena asupan pedas tentunya tidak nyaman. Ada cara untuk mengantisipasi dan mengatasi sakit perut setelah makan makanan pedas.

Asal jangan berlebihan, makanan pedas bermanfaat baik bagi tubuh

Lantas, haruskah menghindari makanan pedas? Tidak juga, kok. Anda tetap bisa mengonsumsi makanan pedas, tetapi jangan berlebihan. Misalnya, jangan sampai terlihat makanan berubah warna merah karena tambahan cabai atau sambal. Cukup seperlunya saja. 

Capsaicin yang dikonsumsi dalam takaran wajar pun dapat memberi manfaat bagi tubuh. Sebuah riset Open Heart yang dilakukan pada hewan, melihat potensi capsaicin dalam dukung kesehatan tubuh. Disebutkan bahwa capsaicin memiliki efek gastroprotektif atau melindungi lambung, maupun mendukung metabolisme tubuh.

Kabar baik dari penelitian lainnya dalam jurnal Appetite, capsaicin juga membantu Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Capsaicin mendukung pembakaran energi sekitar 50 kkal per hari dan mengatur selera makan seseorang. Peneliti juga mengatakan mendukung penurunan berat badan dalam jangka waktu 1-2 tahun.

Zat capsaicin memiliki potensi manfaat yang baik bagi tubuh. Meskipun begitu, selalu perhatikan konsumsi makanan pedas setiap harinya. Jangan sampai, Anda makan makanan pedas berlebih dan melupakan efek samping sakit perut setelah itu.

Lakukan ini jika alami diare karena makan makanan pedas

Bila Anda terlanjur mengalami sakit perut dan diare setelah makan makanan pedas, segera atasi. Anda bisa menggunakan kompres air panas, biasanya berbentuk kantong karet (hot water bag), pada bagian perut yang sakit.

Untuk sementara, hindari dulu makanan yang memperburuk diare, seperti makanan pedas, makanan berlemak, asupan tinggi gula, susu, atau makanan berminyak.

Untuk meredakan gejala diare, Anda juga bisa mengonsumsi asupan yang mudah dicerna seperti sup atau kaldu ayam, apel yang dihaluskan, air kelapa, roti, nasi, dan lainnya. 

Karena diare bisa saja berdampak pada dehidrasi, jangan lupa untuk minum banyak air, seperti air kelapa, oralit (larutan gula dan garam), dan air mineral. Pastikan cairan tubuh cukup, karena diare membuang banyak cairan tubuh dalam waktu singkat.

Selain itu, jangan lupa untuk hentikan diare dengan Entrostop. Kandungan aktif attapulgite dan pectin di dalam Entrostop bantu mengurangi gejala seperti sakit perut. Kedua senyawa ini juga tuntaskan diare dengan membuang kuman dan mengeluarkannya lewat BAB. Selalu sedia Entrostop kapan dan dimana pun, karena diare bisa menyerang kapan saja. 

 

Referensi:

Is Your Favorite Spicy Food Damaging Your Stomach? | | Keck Medicine of USC. (2019). Retrieved 3 August 2020, from https://www.keckmedicine.org/is-your-favorite-spicy-food-damaging-your-stomach/

Diarrhea – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 3 August 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diarrhea/symptoms-causes/syc-20352241

Irritable bowel syndrome – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 3 August 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/irritable-bowel-syndrome/symptoms-causes

A hot topic: Are spicy foods healthy or dangerous? – UChicago Medicine. (2018). Retrieved 3 August 2020, from https://www.uchicagomedicine.org/forefront/health-and-wellness-articles/spicy-foods-healthy-or-dangerous

Whiting, S., Derbyshire, E., & Tiwari, B. (2012). Capsaicinoids and capsinoids. A potential role for weight management? A systematic review of the evidence. Appetite, 59(2), 341-348. doi: 10.1016/j.appet.2012.05.015

Esmaillzadeh, A. (2013). Consumption of spicy foods and the prevalence of irritable bowel syndrome. World Journal Of Gastroenterology, 19(38), 6465. doi: 10.3748/wjg.v19.i38.6465

McCarty, M., DiNicolantonio, J., & O’Keefe, J. (2015). Capsaicin may have important potential for promoting vascular and metabolic health: Table 1. Open Heart, 2(1), e000262. doi: 10.1136/openhrt-2015-000262

Diarrhea and Diet | Gastrointestinal Society. (2020). Retrieved 3 August 2020, from https://badgut.org/information-centre/health-nutrition/diarrhea-and-diet/

(2020). Retrieved 3 August 2020, from https://www.uwhealth.org/healthfacts/nutrition/323.pdf

Abdominal pain in adults. (2020). Retrieved 3 August 2020, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/abdominal-pain-in-adults