Cara Tepat Mengobati Muntaber pada Anak

Oleh Manda

Cara Tepat Mengobati Muntaber pada Anak

Muntaber atau gastroenteritis merupakan gangguan sistem pencernaan yang sering dialami anak-anak. Gejalanya yang disertai diare tidak boleh dianggap sepele. Bila anak mengalami muntaber, segera berikan obat dan perawatan yang tepat.

Merawat dan pemberian obat muntaber untuk anak

Muntaber pada anak biasanya disebabkan infeksi virus yang masuk ke dalam saluran cerna, sehingga menyebabkan diare dan muntah. Ibu bisa mengetahui gastroenteritis pada anak melalui gejala berikut.

  • Diare ringan
  • Sakit Perut
  • Muntah
  • Rewel atau uring-uringan
  • Penurunan nafsu makan

Diare dapat ditandai dengan frekuensi BAB lebih dari tiga kali dalam sehari, serta dengan tekstur feses yang cair (lebih dari 70 persen berupa air). Kondisi muntaber membuat anak kehilangan banyak cairan dalam tubuhnya. Karena cairan banyak keluar melalui muntah dan BAB.

Maka itu, anak dengan muntaber perlu mendapatkan perawatan obat yang tepat agar gejala mereda.

1. Berikan cairan pengganti

Pertolongan pertama saat anak mengalami muntaber adalah memberikan cairan pengganti.

Salah satunya dengan jus apel encer. Dikatakan dalam jurnal JAMA, jus apel encer mampu menjaga kadar elektrolit ketika anak mengalami gastroenteritis ringan dengan sedikit dehidrasi.

Gejala dehidrasi dapat diketahui sebagai berikut:

  • mulut dan lidah kering
  • jarang BAK
  • mata cekung
  • tangan dan kaki mulai dingin
  • terus mengantuk

Bila Ibu menemukan tanda anak yang muntaber dan disertai dehidrasi, cobalah untuk berikan oralit.

Ibu bisa membuatkan si kecil oralit melalui larutan yang dapat dibeli di apotek. Oralit biasanya mengandung gula dan garam sebagai antisipasi anak mengalami dehidrasi.

Oralit merupakan bubuk yang dilarutkan dengan kandungan gula dan garam. Kandungan tersebut bantu menggantikan cairan elektrolit yang hilang di dalam tubuh. Cairan elektrolit ini berfungsi sebagai penghantar listrik, agar organ-organ tubuh dapat bekerja dengan baik.

Di samping itu, jangan lupa untuk berikan anak banyak minum air mineral agar dehidrasinya dapat teratasi.

2. Minum obat muntaber untuk anak

Saat muntaber menyerang pencernaan anak, segera berikan obat yang tepat. Ibu bisa menyediakan obat herbal yang meredakan gejala diare pada anak. Biasanya obat herbal diare yang khusus dikonsumsi anak-anak diformulasikan dengan rasa yang enak agar mudah untuk dikonsumsi.

Entrostop Herbal Anak dapat menjadi pilihan obat saat si kecil mengalami diare. Entrostop Herbal Anak mengandung empat kandungan alami, yaitu ekstrak daun jambu biji, ekstrak daun teh, ekstrak jahe, serta ekstrak kunyit. 

Empat kandungan utama tersebut bantu atasi diare pada anak, serta meredakan gejala mulas, mual, dan kembung. Rasanya yang manis seperti jambu biji disukai oleh anak-anak. Obat diare ini bisa dikonsumsi anak saat mengalami muntaber.

3. Istirahat cukup

Setelah minum obat, ajak anak untuk istirahat agar gejala muntabernya reda. Sama seperti orang dewasa, anak dalam kondisi sakit perlu istirahat cukup. Pastikan anak tidur 10 jam setiap malamnya, sehingga tubuhnya bisa melawan infeksi yang menyerang.

Saat tidur, tubuh memproduksi protein sitokin yang bantu mengatasi infeksi atau inflamasi penyakit, termasuk dalam kondisi muntaber. Tidur cukup bisa mendorong imunitas anak bekerja, sehingga tubuhnya merasa lebih baik pada keesokan harinya.

Pastikan ruang tidur anak dalam kondisi yang kondusif untuk istirahat. Redupkan lampu dan jauhkan gadget. Dengan begitu, anak bisa fokus istirahat sehingga pemulihan tubuhnya juga terbantu.

4. Suguhkan makanan yang nyaman dikonsumsi

Selain memberikan obat yang tepat untuk mengatasi muntaber, Ibu juga perlu memberikan anak makanan yang mudah dicerna. Ibu bisa memberikan makanan yang dapat mengatasi diare seperti pisang, nasi, bubur apel, dan roti panggang.

Melansir laman Piedmont Healthcare, seorang ahli diet Lena Beal, MS, RD, LD, mengatakan makanan tersebut mudah dicerna di dalam perut. Selain itu, makanan ini mengandung serat yang secara alami bantu memadatkan feses yang cair pada anak yang muntaber. 

Jangan lupa, agar sistem pencernaan dapat pulih, hindari makanan yang mengandung tinggi lemak, berbumbu, dan produk susu lainnya.

Jika Ibu melakukan upaya mulai dari pemberian obat dan cara lainnya, sementara kondisi anak muntaber tidak membaik, segera periksakan ke dokter. 

Cara mengurangi peluang penularan muntaber

Ketika si kecil sudah minum obat untuk meredakan muntaber, jangan lupa terapkan cara agar mengurangi risiko penularan dengan anggota keluarga lainnya.

Yuk, lakukan cara di bawah ini untuk mencegah penularan muntaber.

  • Pastikan Anda, si kecil, dan anggota keluarga lainnya cuci tangan dengan benar setelah dari toilet dan sebelum menyentuh makanan
  • Batasi jarak dengan anggota keluarga lainnya, hingga muntaber anak berhenti
  • Pisahkan pakaian dan seprai kotor milik anak supaya meminimalisasi penularan
  • Jangan berbagi makanan atau minuman saat anak sedang mengalami muntaber

Terapkan cara tersebut agar Ibu optimal dalam melindungi kesehatan keluarga. Semoga si kecil juga lekas sembuh, ya!

 

Referensi:

Gastroenteritis – management of babies and children (2020). Retrieved 29 July 2020, from https://www.wsh.nhs.uk/CMS-Documents/Patient-leaflets/PaediatricDepartment/6223-1-Gastroenteritis-management-of-babies-and-children.pdf

Gastroenteritis in children. (2020). Retrieved 29 July 2020, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/gastroenteritis-in-children

Gastroenteritis: First aid. (2020). Retrieved 29 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-gastroenteritis/basics/art-20056595

Gastroenteritis In Children. (2020). Retrieved 29 July 2020, from https://www.kidshealth.org.nz/gastroenteritis-children

Hartman, S., Brown, E., Loomis, E., & Russell, H. (2019). Gastroenteritis in Children. American Family Physician, 99(3), 159-165. Retrieved from https://www.aafp.org/afp/2019/0201/p159.html

Freedman, S., Willan, A., Boutis, K., & Schuh, S. (2016). Effect of Dilute Apple Juice and Preferred Fluids vs Electrolyte Maintenance Solution on Treatment Failure Among Children With Mild Gastroenteritis. JAMA, 315(18), 1966. doi: 10.1001/jama.2016.5352

Can lack of sleep make you sick?. (2020). Retrieved 29 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/expert-answers/lack-of-sleep/faq-20057757

6 steps to better sleep. (2020). Retrieved 29 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/sleep/art-20048379

Gastroenteritis Diet | Winchester Hospital. (2020). Retrieved 29 July 2020, from https://www.winchesterhospital.org/health-library/article?id=648850

BRAT Diet – Bananas, Rice, Applesauce and Toast | Piedmont Healthcare . (2020). Retrieved 29 July 2020, from https://www.piedmont.org/living-better/the-brat-diet

Nikkhah Bodagh, M., Maleki, I., & Hekmatdoost, A. (2018). Ginger in gastrointestinal disorders: A systematic review of clinical trials. Food Science & Nutrition, 7(1), 96-108. doi: 10.1002/fsn3.807

Nikkhah Bodagh, M., Maleki, I., & Hekmatdoost, A. (2018). Ginger in gastrointestinal disorders: A systematic review of clinical trials. Food Science & Nutrition, 7(1), 96-108. doi: 10.1002/fsn3.807

Kumar, D., Roy, Arora, & Pandey. (2019). EVALUATION OF ANTI-DIARRHOEAL EFFECT OF CURCUMIN. IJSR – International Journal Of Scientific Research, Volume 8 Issue 12. Retrieved from https://www.worldwidejournals.com/international-journal-of-scientific-research-(IJSR)/article/evaluation-of-anti-diarrhoeal-effect-of-curcumin/MjM0MTE=/?is=1&b1=21&k=6

Doustfatemeh, S., Imanieh, M., Mohagheghzade, A., Zarshenas, M., Torkamani, Z., & Yousefi, G. et al. (2016). The Effect of Black Tea (Camellia sinensis (L) Kuntze) on Pediatrics With Acute Nonbacterial Diarrhea. Journal Of Evidence-Based Complementary & Alternative Medicine, 22(1), 114-119. doi: 10.1177/2156587216654600