4 Obat Mules yang Tepat untuk Atasi Diare

Oleh Riska

4 Obat Mules yang Tepat untuk Atasi Diare

Rasa mules dan sakit perut dapat dirasakan oleh siapa saja dari anak-anak hingga dewasa. Kondisi ini sering kali membuat kesakitan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Sebagian orang menganggap ini adalah hal biasa, padahal diare tidak bisa disepelekan. Untuk mengatasinya ada banyak cara, mulai dari memakai bahan-bahan alami sampai obat yang bisa dibeli di apotek. Berikut pilihan obat mules yang tepat untuk mengatasi diare.

Obat mules untuk mengatasi diare

Mules dan diare adalah dua kondisi yang berhubungan satu sama lain dan membutuhkan obat untuk meredakannya.

Diare sering dianggap sebagai penyakit memalukan apalagi ketika timbul di waktu yang tidak tepat, seperti sedang liburan atau acara formal. 

Diare memang bisa sembuh dengan sendirinya tapi butuh waktu yang cukup lama, sekitar 2-3 hari. Bila Anda ingin menghilangkan mules karena diare lebih cepat dari waktu seharusnya, berikut obat yang bisa dikonsumsi.

1. Minum oralit

Mules karena diare sangat mengganggu dan membutuhkan obat segera untuk mengganti cairan yang hilang. Pengobatannya bisa dimulai dengan memenuhi kebutuhan cairan yang hilang. Salah satunya yaitu dengan mengonsumsi oralit yang bisa membantu mengatasi diare di rumah.

Obat satu ini bisa mengatasi diare yang diawali dengan rasa mules yang mengganggu. Oralit bekerja untuk mengganti cairan yang hilang dari tubuh akibat terlalu sering buang air besar dan teksturnya tidak padat. 

Oralit berperan untuk mengganti cairan dan garam yang hilang di dalam tinja. Anda bisa membuat oralit dengan mencampur air putih dengan garam dan gula.

Minum 2-3 teguk sedikit demi sedikit lalu berhenti sejenak sebelum melanjutkannya. Ini dilakukan agar oralit bisa diserap dulu oleh usus. 

Cairan oralit atau elektrolit bisa memberikan asupan glukosa, garam, dan mineral lainnya yang hilang selama dehidrasi karena diare. Cairan ini bisa diberikan pada anak-anak dan orang dewasa. 

2. Minum obat mules antidiare

Diare sering disepelekan karena dianggap penyakit ringan dan bisa sembuh sendiri. Padahal kalau dibiarkan bisa menimbulkan komplikasi yang mengganggu. Diare bisa mengakibatkan kekurangan cairan dan elektrolit atau dehidrasi.

Dalam hal ini, Anda bisa minum jenis obat antidiare yang bisa mengurangi bahkan menghilangkan rasa mules secara cepat seperti Entrostop.

Entrostop mengandung attapulgite dan pectin yang berfungsi menyerap racun, toksin, bakteri, dan virus penyebab diare. Obat ini bisa mengurangi frekuensi buang air besar karena diare, memadatkan tinja, dan menyerap racun.

3. Mengonsumsi suplemen probiotik

Untuk membuat kerja obat mules karena diare lebih optimal, Anda perlu mengonsumsi makan dan suplemen mengandung probiotik untuk menghentikan diare. Mengutip dari Healthline, terkadang diare terjadi karena ketidakseimbangan bakteri di dalam usus. 

Di sini, peran probiotik membantu memulihkan kesimbangan dengan menyediakan bakteri baik yang cukup untuk usus. Probiotik mampu meningkatkan fungsi usus menjadi lebih baik dan membuat durasi diare jadi lebih singkat. 

4. Minum antibiotik 

Diare disebabkan oleh beberapa jenis bakteri, seperti C. difficile, E. coli, Salmonella, Shigella, dan Campylobacter. Tidak hanya itu, mules karena diare juga disebabkan oleh parasit atau amuba sehingga Anda membutuhkan obat antibiotik.

Antibiotik berperan untuk membunuh bakteri jahat yang terkontaminasi dari makanan atau minuman yang dikonsumsi hingga menimbulkan gejala diare.

Namun perlu diingat bahwa antibiotik tidak efektif bila diare bukan disebabkan oleh bakteri. Dengan begitu, Anda perlu mengetahui penyebab pasti mengapa diare bisa terjadi. Konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Selain dengan obat mules, ubah pola makan Anda

Selain dengan obat, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah mengubah pola makan dengan melakukan diet BRAT.

Ini adalah singkatan dari banana (pisang), rice (nasi), apple sauce (saus apel), dan toast (roti panggang) yang dikenal cepat meredakan diare.

Diet ini disebut efektif karena makanan bertepung rendah serat yang dikonsumsi dapat mengikat makanan di saluran pencernaan untuk membuat tinja atau feses lebih padat. 

Empat makanan ini juga memiliki tekstur yang lunak, sehingga tidak membuat iritasi pada perut dan makanan ini aman dikonsumsi selama diare. Meski tidak termasuk ke dalam obat mules, tapi cara ini bisa digunakan untuk meredakan diare.

Di fase melakukan diet BRAT, hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang terbuat dari susu, berlemak tinggi, berminyak, pedas, dan minuman mengandung kafein (teh, kopi, dan kola). Pasalnya, jenis makanan dan minuman tersebut bisa membuat diare semakin parah.

 

Referensi:

Kraft, S., & Kareem Sassi, M. (2018). The Dos and Don’ts of Treating Diarrhea for Quick Relief | Everyday Health. Retrieved 28 April 2020, from https://www.everydayhealth.com/diarrhea/treatment/dos-donts-treating-diarrhea-quick-relief/

Orenstein, B., & Kareem Sassi, M. (2017). 3 Ways to Treat Diarrhea | Everyday Health. Retrieved 28 April 2020, from https://www.everydayhealth.com/digestive-health/diarrhea-treatment/

How to Get Rid of Diarrhea Fast: Plus Causes and Prevention Tips. (2020). Retrieved 28 April 2020, from https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-diarrhea-fast