Memilih Obat Diare Anak yang Tepat untuk Redakan Gejala

Oleh Amanda

Memilih Obat Diare Anak yang Tepat untuk Redakan Gejala

Diare membuat perut anak tidak nyaman dan aktivitasnya terganggu. Biasanya anak aktif bermain dengan temannya, kini ia jadi lebih lesu. Saat anak diare, ibu perlu memilihkan obat yang tepat untuk menuntaskan gejala.

Maka itu, ketahui seputar penyebab, cara penanganan, dan obat diare yang tepat untuk anak.

Kenapa anak bisa diare?

Diare pada anak memiliki gejala yang hampir sama seperti orang dewasa. Gejala diare tersebut antara lain:

  • demam
  • kehilangan nafsu makan
  • mual dan muntah
  • berat badan turun
  • sering buang air besar
  • sakit perut pada bagian atas

Salah satu tanda khas diare adalah feses yang lembek dan berair. Karena tekstur feses lebih cair, ada banyak cairan tubuh yang keluar. Bila tak ada cairan yang tergantikan, anak bisa saja mengalami dehidrasi.

Diare pada anak memang perlu segera diatasi dengan obat. Selain dengan obat, sebetulnya perlu penanganan lainnya agar anak tidak dehidrasi.

Sebelum masuk ke tahap penanganan secara lebih lanjut, orangtua juga perlu tahu kenapa anak bisa terkena diare. Ada beragam faktor anak mengalami diare, mulai dari infeksi (virus, bakteri, parasit), keracunan makanan, intoleransi laktosa, alergi makanan, ataupun kondisi medis tertentu.

Penyebab yang paling umum diare pada anak adalah rotavirus. Penularan dapat terjadi ketika anak tidak menjaga kebersihan dirinya, misal tidak mencuci tangan atau mencuci tangan tidak bersih. Kemudian ia mengonsumsi makanan atau minuman yang terpapar kontaminasi. 

Rotavirus juga bisa menetap pada benda-benda, seperti mainan, gagang pintu, dan lainnya. Bila anak menyentuh benda terkontaminasi lalu tangannya menyentuh mulut, kuman akan mudah masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi sistem cerna.

Jika anak mengalami diare, ada beberapa penanganan dan pemilihan obat yang perlu orangtua lakukan.

Menangani dan memilih obat diare untuk anak

Pasti orangtua ingin mengembalikan senyum ceria anak dan melihatnya kembali aktif bermain bersama teman-teman sebayanya. Jika menemukan gejala di atas, orangtua perlu cepat tanggap mengatasi masalah diare anak.

Berikut penanganan dan pemilihan obat diare untuk anak.

1. Tetap berikan ASI atau susu formula

Bayi yang baru memulai MPASI, mungkin saja tidak cocok dengan beberapa makanan tertentu sehingga menyebabkan diare.

Agar diare tidak berdampak pada dehidrasi, Ibu bisa memberikannya ASI. Bila anak Anda minum susu formula, tetap berikan susu tersebut seperti biasa. 

Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter anak untuk mendapatkan obat diare atau perawatan khusus.

Selain itu, dokter juga bisa merekomendasikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang mudah dicerna, seperti pisang, roti, dan telur hingga diare berhenti. Dalam pemberian ASI, Ibu juga harus memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi.

Hindari makanan yang berminyak, kaya serat, produk susu, atau makanan manis seperti kue-kue. Ini dilakukan agar makanan yang terserap ASI dan diminum anak tidak menimbulkan efek pada sistem pencernaannya.

2. Minum Oralit

Untuk anak yang tidak menyusui, orangtua bisa memberikan oralit sebagai cara untuk memulihkan diare. Oralit merupakan larutan yang mengandung campuran air, gula, dan garam dalam takaran tertentu.

Oralit dapat mengembalikan cairan kembali, ketika tubuh anak kehilangan cairan akibat diare. Larutan ini juga dapat mengatasi anak dengan dehidrasi ringan saat diare. Anda bisa mendapatkan oralit ini di apotek. 

Konsumsi oralit berdasar usia anak dapat dilihat sebagai berikut.

  • Bayi usia di bawah 6 bulan, 30ml – 90 ml setiap jam
  • Anak usia 2 bulan sampai 2 tahun, 90 – 125 ml setiap jam
  • Anak di atas usia 2 tahun, 125 ml – 250 ml setiap jam

Anda bisa menyesuaikan cara minum oralit di atas sesuai dengan usia anak. Konsumsi oralit juga dapat dibarengi dengan obat diare anak.

3. Obat diare anak

Pilih obat dengan kandungan alami untuk mengatasi diare anak. Anda bisa menyediakan Entrostop Herbal Anak untuk membantu mengatasi diare pada anak dan gejalanya, seperti mulas, mual, dan perut kembung. Entrostop Herbal Anak bisa diperoleh di apotek atau minimarket terdekat.

Kandungan alami yang terkandung dalam Entrostop Herbal Anak antara lain:

  • ekstrak daun jambu biji, berperan dalam menurunkan sekresi air ke dalam usus, sehingga feses lebih padat
  • ekstrak daun teh, bersifat antidiare, memperbaiki frekuensi BAB, dan tekstur feses
  • ekstrak jahe, herbal ini dapat mengatasi mengatasi mual, kembung dan memberikan rasa hangat pada tubuh anak
  • ekstrak kunyit, meredakan kembung atau kram dan radang dalam diare anak

Entrostop Herbal Anak tersedia dalam bentuk sirup, rasanya manis sehingga disukai oleh anak-anak. Segera beli dan berikan Entrostop Herbal Anak sebagai obat diare anak. 

Jangan lupa untuk memperhatikan dosis pemakaian.

  • anak usia 6-12 tahun: satu sachet, tiga kali sehari
  • anak di atas 12 tahun: dua sachet, tiga kali sehari

Orangtua tak lagi bingung dalam menangani dan memberikan obat diare pada anak terutama yang tidak suka minum tablet. Kini si kecil bisa selalu ceria dalam menjalani kegiatannya.

 

 

Sumber:

Baby Diarrhea: Causes, Treatment, and More. (n.d.). Retrieved February 22, 2020, from WebMD website: https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-diarrhea-causes-treatment#1

Dehydration and diarrhea in children: Prevention and treatment – Caring for Kids. Retrieved February 22, 2020, from Caringforkids.cps.ca website: https://www.caringforkids.cps.ca/handouts/dehydration_and_diarrhea

Symptoms & Causes of Chronic Diarrhea in Children | NIDDK. Retrieved February 22, 2020, from National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases website: https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/chronic-diarrhea-children/symptoms-causes

When your child has diarrhea: MedlinePlus Medical Encyclopedia. (2016). Retrieved February 22, 2020, from Medlineplus.gov website: https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000693.htm

Diarrhea in Children: Causes and Treatments. Retrieved February 22, 2020, from WebMD website: https://www.webmd.com/children/guide/diarrhea-treatment#1

Diarrhea (for Parents) – Nemours KidsHealth. (n.d.). Retrieved February 22, 2020, from kidshealth.org website: https://kidshealth.org/en/parents/diarrhea.html

Diarrhea in Babies. (n.d.). Retrieved February 22, 2020, from HealthyChildren.org website: https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/diapers-clothing/Pages/Diarrhea-in-Babies.aspx

Rotavirus Infection in Children – Health Encyclopedia – University of Rochester Medical Center. (n.d.). Retrieved February 22, 2020, from www.urmc.rochester.edu website: https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=90&contentid=P02540

Ginger for diarrhea: Research, dosage, and side effects. (n.d.). Retrieved February 22, 2020, from www.medicalnewstoday.com website: https://www.medicalnewstoday.com/articles/320546

Doustfatemeh, S., Imanieh, M. H., Mohagheghzade, A., Zarshenas, M. M., Torkamani, Z., Yousefi, G., … Salehi, A. (2017). The Effect of Black Tea (Camellia sinensis (L) Kuntze) on Pediatrics With Acute Nonbacterial Diarrhea. Journal of Evidence-Based Complementary & Alternative Medicine, 22(1), 114–119. https://doi.org/10.1177/2156587216654600

Díaz-de-Cerio, E., Verardo, V., Gómez-Caravaca, A. M., Fernández-Gutiérrez, A., & Segura-Carretero, A. (2017). Health Effects of Psidium guajava L. Leaves: An Overview of the Last Decade. International Journal of Molecular Sciences, 18(4). https://doi.org/10.3390/ijms18040897

Gupta, P., & Birdi, T. (2015). Psidium guajava leaf extract prevents intestinal colonization of Citrobacter rodentium in the mouse model. Journal of Ayurveda and Integrative Medicine, 6(1), 50–52. https://doi.org/10.4103/0975-9476.146557

Chen, J.-C., Huang, L.-J., Wu, S.-L., Kuo, S.-C., Ho, T.-Y., & Hsiang, C.-Y. (2007). Ginger and Its Bioactive Component Inhibit EnterotoxigenicEscherichia coliHeat-Labile Enterotoxin-Induced Diarrhea in Mice. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 55(21), 8390–8397. https://doi.org/10.1021/jf071460f

Hewlings, S., & Kalman, D. (2017). Curcumin: A Review of Its’ Effects on Human Health. Foods, 6(10), 92. https://doi.org/10.3390/foods6100092