Hati-hati! Makanan Ini Ternyata Merupakan Penyebab Diare

Oleh Roby

Hati-hati! Makanan Ini Ternyata Merupakan Penyebab Diare

Seringkali diare datang secara tiba-tiba dan tanpa diketahui penyebab pastinya. Hal ini dikarenakan penyebab diare itu beragam, termasuk salah satunya adalah faktor makanan yang Anda konsumsi. Untuk mengurangi risiko terjadinya diare di kemudian hari, Anda sebaiknya mengetahui apa saja makanan yang merupakan penyebab atau dapat memicu diare.

Jenis-jenis makanan penyebab diare

Dari berbagai faktor penyebab diare, pola makan adalah penyebab yang paling sering ditemukan. Beberapa jenis makanan memang dikenal dapat menstimulasi atau merangsang reaksi pada usus.

Jika Anda termasuk sering mengalami diare, health.harvard.edu melansir beberapa jenis makanan ini sebaiknya mulai dikurangi asupannya atau mungkin dihindari.

Makanan tinggi akan gula

Beberapa jenis gula akan merangsang usus untuk lebih banyak mengeluarkan air dan elektrolit sehingga meningkatkan frekuensi BAB. Oleh karena itu, ketika asupan gula tidak terkontrol, Anda dapat mengalami diare.

Jenis gula yang paling mudah menyebabkan diare yaitu fruktosa. Gula ini secara alami dapat ditemukan pada buah-buahan seperti pir, ceri, dan apel.

Selain itu, fruktosa sering ditemukan juga sebagai pemanis tambahan pada minuman bersoda dan jus dalam kemasan.

Jenis gula lain yang juga dapat memicu diare di antaranya sorbitol, manitol, dan xylitol. Biasanya gula tersebut ditemukan pada permen karet bebas gula hingga obat-obatan.

Berbagai jenis susu dan produk olahannya

Makanan penyebab diare berikutnya adalah susu atau produk yang terbuat dari susu. Alasan susu dapat memicu diare adalah kandungan laktosa yang terkandung di dalamnya.

Kondisi pencernaan setiap orang berbeda-beda dan sebagian orang mengalami masalah ketika mencerna laktosa atau biasa disebut intoleransi laktosa. 

Jika Anda memiliki kondisi ini, hindari minum susu dan produk lain seperti keju, es krim, dan masih banyak lagi.

Makanan yang mengandung gluten

Gluten merupakan jenis protein yang biasa ditemukan pada makanan seperti gandum, bir, hingga dressing atau saus untuk salad. Seperti hal nya laktosa, sebagian orang memiliki kondisi atau bermasalah ketika mencerna gluten sehingga dapat menjadi penyebab diare.

Gorengan dan makanan tinggi lemak lainnya

Kandungan lemak yang tinggi pada makanan merupakan salah satu penyebab diare juga. Ketika makanan berlemak tidak dicerna dengan sebagaimana mestinya, lemak akan berpindah ke usus besar.

Lalu, lemak akan dipecah menjadi asam lemak yang menyebabkan usus besar mengeluarkan lebih banyak cairan sehingga feses Anda menjadi berair dan memicu diare.

Untuk mengurangi jumlah lemak dalam makanan, Anda dapat memilih daging, ayam, atau makanan lain yang cenderung berlemak yang diolah dengan cara dikukus atau direbus. Pilih juga susu dan produk olahannya yang rendah lemak. 

Makanan pedas

Makanan pedas merupakan penyebab diare yang sudah tidak asing ditemukan di kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan bumbu atau saus pedas dapat melindungi kandungan lemak pada makanan sehingga lemak jadi lebih sulit untuk dicerna.

Selain menyebabkan feses berair, makanan pedas juga dapat menyebabkan gejala lain seperti rasa terbakar di bagian rektum atau anus.

Kafein

Apabila Anda sering mengalami diare padahal sudah memperhatikan dan menjaga asupan makanan, mungkin penyebabnya adalah kafein yang mudah ditemukan terutama pada minuman seperti kopi dan teh.

Salah satu dampak kafein selain untuk menambah energi atau membuat Anda lebih fokus, adalah dapat mempercepat proses pada sistem pencernaan. 

Mengenali jenis-jenis makanan penyebab diare penting untuk dilakukan terutama bagi Anda yang sering mengalami gangguan kesehatan ini. Diare dapat dengan mudah menimbulkan gejala-gejala yang sangat mengganggu.

Untuk membantu mengatasi gejala yang dirasakan, Anda dapat memanfaatkan obat diare. Pertimbangkan untuk memilih obat yang dapat meredakan gejala sekaligus menyerap habis penyebab diare dalam usus sehingga tidak akan kambuh di kemudian hari, seperti Entrostop.

Gunakan obat diare sebagai langkah pertolongan pertama ketika mengalami diare disertai dengan menambah asupan cairan agar tidak terjadi komplikasi seperti dehidrasi. Sebagai langkah pencegahan, hindari jenis-jenis makanan yang merupakan penyebab diare terutama bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

 

Referensi:

Harvard Health Publishing. (2016, July 12). Is something in your diet causing diarrhea? – Harvard Health. Retrieved July 29, 2020, from https://www.health.harvard.edu/digestive-health/is-something-in-your-diet-causing-diarrhea

International Foundation for Gastrointestinal Disorders (IFFGD) Publication. (2018, August 27). Diet and IBS. Retrieved July 29, 2020, from https://www.aboutibs.org/what-is-ibs-sidenav/diet-and-ibs.html

UW Medical Foundation (UWMF). (2017). Eating Hints to Help with Diarrhea. Retrieved July 29, 2020, from https://www.uwhealth.org/healthfacts/nutrition/323.pdf

U.S. National Library of Medicine. (n.d.). When you have diarrhea: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved July 29, 2020, from https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000121.htm