Diare pada Anak: Definisi dan Gejalanya

Oleh Roby Rizki

Diare pada Anak: Definisi dan Gejalanya

Semua orang, tak terkecuali anak-anak, dapat mengalami diare. Saat diare menyerang, sebagai orang tua, Anda perlu mengenali diare secara detail sebelum melakukan tindakan pengobatan atau perawatan. Untuk itu, berikut informasi mengenai diare pada anak yang bisa membantu Anda.

Fakta diare pada anak

Dari data dan informasi kesehatan yang diterbitkan Departemen Kesehatan Indonesia (Depkes) pada tahun 2018, sebanyak 4 juta lebih balita diperkirakan mengalami diare. 

Tak hanya di Indonesia, WHO (World Health Organization) sebagai lembaga kesehatan dunia menyatakan bahwa diare merupakan penyebab utama kematian anak dan morbiditas di dunia. Sebagian besar diakibatkan oleh sumber makanan dan minuman yang terkontaminasi. 

Di negara berpenghasilan rendah, anak di bawah umur tiga tahun rata-rata mengalami diare sebanyak 3 kali setiap tahunnya. Diare membuat mereka kekurangan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Alhasil, diare menjadi penyebab terbesar malnutrisi dan menyebabkan anak-anak lebih mudah sakit.

Memahami diare pada anak

Diare merupakan kondisi kesehatan yang umum terjadi pada anak. Anda dapat segera mengenali anak yang mengalami diare dari seringnya anak buang air besar setidaknya 3 kali atau lebih dalam sehari dan diikuti dengan feses yang cair.

Diare pada anak dibedakan menjadi:

  • Diare akut: Berlangsung selama kurang dari dua minggu
  • Diare kronis: Berlangsung setidaknya selama 4 minggu atau lebih

Gejala diare pada anak

Gejala utama dari diare adalah buang air besar secara terus-menerus dengan feses yang cair. Apabila berlangsung lebih dari 2 minggu atau diare kronis, gejala lain dapat muncul. Di antaranya:

  • Terdapat darah pada feses
  • Kedinginan
  • Demam
  • Tidak bisa mengontrol keinginan untuk buang air
  • Mual atau muntah-muntah
  • Nyeri atau kram di perut

Komplikasi diare pada anak

Diare yang sudah kronis dapat menyebabkan komplikasi, yaitu:

1. Dehidrasi 

Dehidrasi rentan terjadi pada anak yang mengalami diare, terutama diare akut. Tubuh anak lebih banyak kehilangan cairan dan elektrolit karena terbuang bersamaan feses. Gejala dari dehidrasi di antaranya:

  • Urine yang dikeluarkan saat kencing lebih sedikit
  • Mulut, lidah, dan bibir kering
  • Saat menangis, air mata yang keluar lebih sedikit
  • Mata cekung
  • Lemas
  • Jadi lebih sensitif atau kurang energi (lesu)
  • Pucat
  • Merasa ngantuk
  • Napas lebih cepat tapi pendek

Segera hubungi dokter saat anak menunjukkan gejala dehidrasi. Dehidrasi yang parah dapat membahayakan dan menandakan masalah kesehatan lain yang lebih serius dan fatal.

2. Malabsorpsi

Diare pada anak juga dapat menyebabkan tubuh tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan sehingga anak kekurangan protein, kalori, dan vitamin, yang disebut malabsorpsi. Lalu anak menjadi kekurangan asupan nutrisi yang disebut malnutrisi.

Gejala dari malabsorpsi antara lain:

  • Kembung
  • Perubahan nafsu makan
  • Gas
  • Feses cair, berminyak dan berbau menyengat
  • Berat badan turun atau sulit bertambah

Diagnosis diare pada anak

Untuk mengetahui penyebab diare pada anak, terutama diare kronis, dokter akan mengandalkan informasi yang didapat dengan melakukan pemeriksaan, di antaranya:

1. Kondisi medis anak dan keturunan keluarga

Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan mengenai berapa lama diare sudah berjalan, berapa kali si Kecil buang air, seberapa sering si Kecil terkena diare, dan gejala lain selain diare. Lalu beberapa penyakit keturunan juga dapat menyebabkan diare, seperti penyakit Crohn. Namun, ini sangat jarang.

2. Pemeriksaan fisik

Biasanya dokter akan memeriksa tekanan darah dan detak jantung, memeriksa apakah si Kecil menunjukkan gejala dehidrasi atau malabsorpsi, menggunakan stetoskop untuk mengetahui kondisi perut, dan mengetuk perut si Kecil.

3. Memeriksa feses dan darah

Memeriksa feses dapat menunjukan apakah terdapat darah pada saluran pencernaan, infeksi, dan alergi makanan. Sedangkan ketika darah diperiksa, dokter dapat mengetahui tanda atau gejala penyakit tertentu seperti infeksi atau penyakit celiac.

Kapan harus menghubungi dokter?

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya dehidrasi adalah dengan menjamin ketersediaan cairan dalam tubuh anak. Ini bisa dilakukan dengan memberikan oralit.

Jika tidak ada, dapat diberikan larutan gula garam. Selain itu, obat diare khusus anak seperti Entrostop Herbal Anak juga dapat diberikan sebagai pertolongan pertama di rumah.

Entrostop Herbal Anak mengandung ekstrak daun jambu biji, ekstrak daun teh, ekstrak jahe, serta ekstrak kunyit. Keempat kandungan utama ini bekerja sama meredakan gejala mulas, mual, dan kembung pada anak diare.

Orangtua harus peka terhadap setiap gejala diare pada anak. Segera lakukan kunjungan ke dokter saat mendapati tanda-tanda sebagai berikut:

  • Anak berumur di bawah 6 bulan
  • Diare berlangsung lebih dari 24 jam
  • Demam dengan suhu lebih dari 38 derajat celcius
  • Nyeri parah di perut atau anus
  • Terdapat darah di feses
  • Feses berwarna hitam
  • Menunjukkan gejala dehidrasi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya
  • Menolak untuk minum air

Dengan memahami diare lebih lanjut, diharapkan orang tua dapat melakukan pencegahan dan perawatan. Sehingga diare tidak menyebabkan komplikasi seperti dehidrasi dan malnutrisi.

 

 

Sumber:

Fries, W. C. (2012, April 5). Diarrhea in Children: Causes and Treatments. Diakses 12 Desember 2019, dari  https://www.webmd.com/children/guide/diarrhea-treatment#1

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. (2019, December 12). Symptoms & Causes of Chronic Diarrhea in Children | NIDDK. Diakses 12 Desember 2019, darihttps://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/chronic-diarrhea-children/symptoms-causes

Patient Education: Acute Diarrhea in Children (Beyond the Basics). (2019). Diakses 12 Desember 2019, darihttps://www.uptodate.com/contents/acute-diarrhea-in-children-beyond-the-basics#H6

U.S. National Library of Medicine. (2016). When your child has diarrhea: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Diakses 12 Desember 2019, dari https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000693.html