Diare Sudah Lebih dari Seminggu, Apakah Berbahaya?

Oleh Willy

Diare Sudah Lebih dari Seminggu, Apakah Berbahaya?

Diare merupakan penyakit dengan gejala mencret. Kondisi ini membuat buang air besar (BAB) menjadi lebih sering dari biasanya dan tekstur feses menjadi lebih cair. Umumnya, kondisi ini hanya berlangsung selama beberapa hari hingga satu minggu. Akan tetapi, bagaimana bila diare tak kunjung reda setelah 1 minggu? Yuk, cari tahu bahaya dan risiko dari diare berkepanjangan di sini.

Penyebab diare berkepanjangan

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, diare dapat dibagi menjadi tiga jenis:

  • Diare akut: kondisi diare yang umum terjadi, berlangsung kurang dari dua minggu
  • Diare persisten: berlangsung setidaknya dua minggu, tetapi tidak sampai empat minggu
  • Diare kronis: penderita mengalami diare sedikitnya empat minggu, gejala yang dirasakan dapat terjadi terus-menerus atau datang dan pergi

Diare akut dan persisten dapat disebabkan oleh infeksi akibat bakteri, parasit, dan virus. Efek samping obat-obatan (antibiotik, antasid bermagnesium, obat untuk kanker) juga merupakan pemicu diare.

Sementara itu, diare kronis disebabkan oleh:

  • Penyakit saluran pencernaan meliputi penyakit celiac, penyakit Crohn, dan irritable bowel syndrome (IBS)
  • Bakteri dan parasit yang tak kunjung reda karena tidak diobati
  • Diare berkepanjangan karena tubuh sulit mencerna karbohidrat
  • Intoleransi laktosa dan alergi makanan
  • Operasi di area perut
  • Konsumsi obat-obatan

Bahaya dan risiko diare berkepanjangan

Diare sebaiknya tidak diremehkan. Kondisi ini dapat menimbulkan bahaya jika sampai menyebabkan dehidrasi. Selain itu, diare juga menjadi pertanda untuk kondisi medis yang lebih serius.

Dehidrasi

Dehidrasi merupakan komplikasi yang dapat terjadi karena diare berkepanjangan atau tidak. Gejalanya meliputi:

  • Haus
  • Jarang buang air kecil
  • Kelelahan
  • Air seni berwarna gelap
  • Mulut kering
  • Mata dan pipi terlihat cekung
  • Pusing
  • Pingsan

Pada anak-anak dan bayi, selain hal-hal di atas, tanda dehidrasi lainnya yang harus diperhatikan adalah popok bayi tidak ada tanda-tanda buang air kecil selama 3 jam atau lebih. Tambahan lagi, tidak ada air mata yang keluar ketika mereka menangis.

Malabsorpsi

Menurut American College of Gastroenterology, malabsorpsi merupakan tanda gangguan di tubuh. Malabsorpsi dapat menjadi pertanda ketidakmampuan tubuh mencerna lemak dengan baik karena sedikitnya kadar enzim pankreas.

Selain tanda komplikasi dari diare berkepanjangan, ini juga tanda gangguan saat tubuh tidak mampu menyerap lemak karena penyakit di usus kecil.

Tanda-tanda malabsorpsi pada orang dewasa, bayi, dan anak kecil adalah:

  • Perut kembung
  • Napsu makan berubah
  • Perut penuh dengan gas
  • BAB berminyak dan berbau busuk
  • Penurunan berat badan
  • Kenaikan berat badan yang buruk pada anak kecil dan bayi

Kondisi medis yang serius

Diare berkepanjangan dapat saja didasari oleh penyakit-penyakit yang harus diwaspadai.

Pertama, diare kronis dapat terjadi karena penyakit irritable bowel syndrome (IBS). IBS merupakan gangguan yang menyebabkan usus tidak bekerja dengan normal. Mengutip dari NHS Inform, IBS adalah penyakit yang masih belum dimengerti dengan baik di ahli medis. 

Walaupun tak berbahaya, gejalanya dapat dirasakan seumur hidup dan menyebabkan ketidaknyamanan terutama saat stres atau setelah mengonsumsi makanan tertentu. Kemudian, peradangan pada usus juga bisa memicu diare yang tak sembuh dalam beberapa hari. 

Beberapa contoh penyakit radang usus meliputi penyakit Crohn dan kolitis ulseratif. Penyakit celiac, pankreatitis kronis, divertikulosis hingga kanker usus.

Kapan diare perlu dievaluasi oleh dokter?

Jangankan seminggu, diare yang tak membaik dalam dua hari saja sebaiknya dievaluasi. Mayo Clinic juga menambahkan pada anak kecil diare sebaiknya dicek oleh dokter jika tidak reda dalam 24 jam.

Ketika tubuh terserang diare, Anda dapat meredakan gejalanya dengan Entrostop dan cairan rehidrasi oral. Untuk anak-anak, Entrostop Herbal Anak dapat menjadi pilihan yang aman bagi anak. Baca label pada kemasan sebelum mengonsumsi obat.

Jika diare berkepanjangan dan tak membaik, silakan konsultasi dengan dokter. Selain menunjukkan tanda-tanda dehidrasi atau malabsorpsi, tanda-tanda yang butuh perhatian khusus adalah:

  • Demam di atas 38°C
  • Sering muntah
  • Nyeri hebat di area perut
  • Feses berwarna hitam, berdarah, atau bernanah

Referensi

Diarrhea when to see a doctor. (2020, June 16). Mayo Clinic. Retrieved July 27, 2020, from https://www.mayoclinic.org/symptoms/diarrhea/basics/when-to-see-doctor/sym-20050926

Diarrheal diseases – Acute and chronic. (2011, September 19). American College of Gastroenterology. Retrieved July 27, 2020, from https://gi.org/topics/diarrhea-acute-and-chronic/

Diarrhoea causes and treatments. (n.d.). NHS inform – Scottish health information you can trust | NHS inform. Retrieved July 27, 2020, from https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/stomach-liver-and-gastrointestinal-tract/diarrhoea#treating-diarrhoea

Symptoms & causes of diarrhea. (2016, November 1). National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Retrieved July 27, 2020, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/diarrhea/symptoms-causes