Adakah Ciri-ciri yang Menunjukkan Diare Akan Segera Sembuh?

Oleh Roby

Adakah Ciri-ciri yang Menunjukkan Diare Akan Segera Sembuh?

Diare dapat menyerang kapan pun sehingga tidak jarang terjadi ketika Anda sedang berada di tengah kesibukan. Apabila sudah terserang diare, hal yang diharapkan tentunya adalah agar diare segera berhenti atau mereda. Namun, apakah terdapat ciri-ciri atau pertanda diare akan sembuh?

Meski biasanya hilang sendiri, gejala diare bisa sangat mengganggu

Diare dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya virus, bakteri atau parasit, hingga kondisi kesehatan tertentu. Pada umumnya, diare yang sering dialami orang adalah yang disebabkan virus atau bakteri dan sebenarnya tidak membutuhkan pengobatan apapun karena akan hilang dengan sendirinya.

Namun, sebelum diare mereda, Anda akan merasakan gejala seperti:

  • Sering buang air besar hingga tiga kali atau lebih dalam sehari disertai feses yang berair
  • Mules atau sakit perut
  • Mual

Apabila diare disebabkan karena terjadi infeksi, gejala yang mungkin Anda alami, seperti:

  • Feses disertai bercak darah
  • Demam
  • Pusing atau sakit kepala ringan
  • Muntah-muntah

Lalu adakah pertanda yang menunjukan diare akan sembuh?

Sebagian besar kasus diare akan hilang setelah beberapa hari meskipun tanpa pengobatan apapun dan tidak memerlukan bantuan tenaga ahli medis atau dokter.

Namun, diare dapat dengan mudah menyebabkan dehidrasi. Oleh sebab itu, menambah asupan cairan merupakan langkah awal perawatan ketika Anda mengalami diare. Hal ini sangat penting terutama ketika diare menyerang bayi atau anak-anak.

Diare akan terlihat mereda apabila frekuensi BAB sudah mulai berkurang dan berbagai gejala yang sudah disebutkan sebelumnya mulai tidak terasa. Untuk membantu mempercepat proses pemulihan, Anda tentu dapat mengonsumsi obat diare.

Obat diare seperti Entrostop diformulasikan secara khusus tidak hanya untuk membantu memadatkan feses yang cair, tetapi juga sekaligus menyerap kuman penyebabnya di dalam usus. Kemampuan atau manfaat tersebut dapat terjadi karena obat ini memiliki kandungan attapulgite dan pectin.

Bantu redakan diare dengan LINTAS Diare

Selain minum obat diare, Kementerian Kesehatan RI juga menerbitkan LINTAS Diare (Lima Langkah Tuntaskan Diare). Di antaranya:

Meminum oralit

Oralit bermanfaat untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Jenis yang sekarang beredar di pasaran memiliki osmolaritas rendah sehingga dapat mengurangi rasa mual dan muntah.

Oralit adalah cairan terbaik untuk penderita diare untuk menggantikan cairan yang hilang.

Meminum obat zink

Zink dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan sel dinding usus yang mengalami kerusakan akibat diare. Pemberian zink selama diare terbukti mampu mengurangi durasi, tingkat keparahan, frekuensi diare, mengurangi volume feses yang dikeluarkan, serta menurunkan kejadian kekambuhan diare pada 3 bulan berikutnya.

Mengonsumsi makanan padat

Pemberian makanan selama diare bertujuan agar asupan nutrisi dan gizi dapat tetap terpenuhi. Hal ini dikarenakan diare juga dapat menyebabkan komplikasi seperti malnutrisi.

Anda perlu segera mengonsumsi makanan  dengan segera apabila sudah merasa mampu. Hal ini berlaku untuk segala usia, terutama pada anak-anak. Apabila si kecil masih minum ASI, orang tua dianjurkan untuk terus mencoba memberikan ASI untuk menghindari atau mencegah berkurangnya berat badan.

Melakukan penyuluhan tentang penanganan diare

Poin terakhir ini diperuntukkan bagi Ibu atau orang tua yang berhubungan erat dengan diare yang dialami anak atau bayi. Anda perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk membawa anak ke dokter untuk mendapat diagnosis.

Ciri-ciri diare akan sembuh yang paling jelas adalah dapat dilihat dari menurunnya frekuensi BAB dan feses yang mulai kembali memadat. Selain itu, gejala yang menyertainya juga mulai mereda atau menghilang. 

Apabila diare yang Anda atau anak alami termasuk ringan, gejala mungkin paling lama akan berlangsung antara dua atau tiga hari. Namun jika lebih dari itu, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi atau memberikan obat diare serta melakukan langkah penanganan diare yang telah dijelaskan di atas.

 

Referensi:

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. (2019, November 18). Symptoms & Causes of Diarrhea | NIDDK. Retrieved July 28, 2020, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/diarrhea/symptoms-causes

Kementerian Kesehatan RI. (2011), Situasi Diare di Indonesia. Retrieved July 28, 2020, from https://www.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/buletin/buletin-diare.pdf

nhsinform. (2020). Diarrhoea causes and treatments. Retrieved July 28, 2020, from https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/stomach-liver-and-gastrointestinal-tract/diarrhoea#:~:text=In%20children%2C%20diarrhoea%20will%20usually

Mayo Clinic. (2019). Diarrhea – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. Retrieved July 28, 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diarrhea/diagnosis-treatment/drc-20352246