Cara Mencegah Diare Agar Tidak Datang Kembali

Oleh Amanda

Cara Mencegah Diare Agar Tidak Datang Kembali

Setiap orang yang mengalami diare pasti rasanya sangat tidak nyaman. Di tengah cuaca yang sulit diprediksi ini, setiap orang perlu cara untuk mencegah diare agar tidak datang lagi. 

Risiko terkena diare lebih tinggi saat hujan karena bakteri penyebab diare bisa hinggap dan mengontaminasi makanan dan minuman. Termasuk pada benda yang sering ditemukan sehari-hari, seperti gagang pintu, juga bisa menjadi media penularan diare.

Agar tidak terganggu karena diare, simak penjelasan selengkapnya mengenai bagaimana mencegah diare.

Cara tepat mencegah diare agar tidak datang lagi

Tidak banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan ketika. Kegiatan Anda bisa jadi terhambat karena sakit perut dan terus-menerus buang air besar. Saat diare melanda, pikiran hanya berfokus sebatas bagaimana cara menyembuhkan sakit ini segera.

Diare dapat disebabkan oleh rotavirus, parasit, Salmonella, ataupun E. coli. Siapa pun bisa terkena diare ketika kebersihan tidak terjaga. 

Misalnya makan makanan yang tidak matang, konsumsi minuman yang terkontaminasi, dan tidak cuci tangan (sebelum makan, setelah berkegiatan di luar ruangan, setelah dari toilet). Hal-hal tersebut dapat meningkatkan risiko diare.

Agar diare ini tidak lagi terulang, Anda perlu melakukan cara pencegahan diare dengan tepat. Tindakan preventif ini bisa dimulai dari diri sendiri.

1. Selalu menjaga kebersihan

Menjaga kebersihan diri di mana pun Anda berada merupakan cara mencegah diare. Anda perlu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun untuk melindungi diri dari infeksi. 

Ketika ada anggota keluarga yang mengalami diare, jangan lupa untuk mencuci tangan setelah melakukan kontak fisik dengannya. Pisahkan kamar mandi dari keluarga yang mengalami diare untuk menurunkan risiko penularan.

Selalu cuci tangan sebelum Anda makan, menyentuh atau mengolah makanan, berkegiatan di luar, dan sehabis dari toilet.

2. Menjaga kebersihan makanan

Diare mudah ditularkan melalui makanan. Maka dari itu, jangan lupa untuk mencuci bahan-bahan makanan, seperti sayur dan buah sebelum dimasak atau dihidangkan. 

Cara sederhana ini mampu mencegah diare. Penting untuk diketahui, bagi Anda yang mengalami diare, sebaiknya tidak menyiapkan makanan di dapur. Ini dilakukan untuk meminimalkan risiko penularan diare.

Saat memasak, pastikan sayur ataupun daging dimasak hingga matang sehingga kuman-kuman yang menetap bisa mati. Jika hendak makan buah, ada baiknya tidak dimakan bersama dengan kulit buah. Cara ini dapat mencegah kemungkinan diare.

3. Tidak jajan sembarangan

Meskipun tergiur dengan makanan yang dijual di pinggir jalan, cobalah untuk menahan diri. Anda bisa memperhatikan bagaimana makanan tersebut disajikan. Rata-rata penjual makanan menyajikannya dengan tidak menggunakan sarung tangan.

Bisa disimpulkan bahwa kebersihannya tidak terjaga dengan baik. Menghidangkan makanan dengan tangan telanjang dapat meningkatkan risiko penularan beragam bakteri patogen diare dari tangan, ke makanan, lalu masuk ke dalam mulut pembeli.

4. Cuci pakaian dengan air panas

Ke mana pun kita pergi, ada beragam bakteri yang menempel. Kita tidak tahu ada bakteri penyebab diare menempel pada pakaian. Bila memungkinkan, cobalah untuk mencuci baju dengan suhu di atas 60C. 

Anda bisa menerapkan ini saat mencuci baju jika ada anggota keluarga yang sakit diare. Suhu yang panas dapat membantu membunuh kuman. Dengan cara ini Anda sudah bisa mencegah diare agar tidak datang lagi.

5. Membersihkan rumah

Beberapa tempat seperti tempat cuci piring, kulkas, lantai rumah, gagang pintu, kamar tidur, dan kamar mandi menjadi tempat yang nyaman untuk bakteri bersarang, termasuk bakteri penyebab diare. 

Di mana Anda tidur, bisa saja ada kuman yang menetap. Maka itu, selalu cuci seprai dan bantal secara berkala dengan air panas dan pemutih nonklorin. Cara ini mampu membunuh kuman penyakit dan meminimalkan risiko penularan diare. 

Mengepel lantai, membersihkan gagang pintu, dan mengelap perabot rumah juga dapat mencegah diare atau bakteri lain penyebab penyakit. Jika hendak membersihkan kamar mandi, toilet, dan bak cuci piring, selalu kenakan sarung tangan karet. Gunakan cairan pembersih yang mengandung desinfektan. 

Jika ada anggota keluarga yang mengalami diare dan muntah, bersihkan area di rumah yang terpapar dengan menggunakan segalon air panas yang dicampurkan seperempat cangkir pemutih klorin sebagai cairan desinfektan. Kemudian bersihkan area tersebut.

Sedia obat diare sebagai antisipasi diare

Setelah melakukan cara-cara mencegah diare supaya tidak datang lagi, Anda bisa mengambil langkah antisipasi selanjutnya. Sediakan obat diare selalu di rumah atau ke mana pun Anda pergi.

Entrostop, obat yang membantu menuntaskan masalah diare dengan kandungan attapulgite dan pectin. Kedua senyawa ini mampu menyerap kuman atau virus penyebab diare, mengeluarkan lewat BAB, dan menghentikan diare. 

Kandungan attapulgite dan pectin dapat mengurangi gejala diare seperti frekuensi BAB yang sering dan memperbaiki tekstur feses.

Anda bisa memperoleh Entrostop di apotek terdekat. Selalu sedia Entrostop sebagai langkah antisipasi bila diare menyerang sewaktu-waktu.

 

 

Sumber:

Traveler’s diarrhea – Symptoms and causes. (n.d.). Retrieved February 24, 2020, from Mayo Clinic website: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/travelers-diarrhea/symptoms-causes/syc-20352182?page=0&citems=10

Slideshow: How to Clean After Illness. (n.d.). Retrieved February 24, 2020, from WebMD website: https://www.webmd.com/cold-and-flu/ss/slideshow-clean-after-illness

World. (2017, May 2). Diarrhoeal disease. Retrieved February 24, 2020, from Who.int website: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease

Information, N. C. for B., Pike, U. S. N. L. of M. 8600 R., MD, B., & Usa, 20894. (2019). Diarrhea: Overview. In www.ncbi.nlm.nih.gov. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK373090/

Alimi, B. A. (2016). Risk factors in street food practices in developing countries: A review. Food Science and Human Wellness, 5(3), 141–148. https://doi.org/10.1016/j.fshw.2016.05.001

Attapulgite (Kaopectate) Uses, Side Effects & Dosage. (n.d.). Retrieved February 24, 2020, from MedicineNet website: https://www.medicinenet.com/attapulgite/article.htm#what_are_the_side_effects_of_attapulgite

Pectin. Retrieved February 24, 2020, from Drugs.com website: https://www.drugs.com/npp/pectin.html