Cara Membuat Oralit dengan Benar

Oleh Willy

Cara Membuat Oralit dengan Benar

Ketika seseorang mengalami diare, kondisi ini jangan diabaikan begitu saja. Diare dapat membuat seseorang mengalami dehidrasi. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat berakibat fatal. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan diare merupakan penyebab kematian tertinggi kedua untuk anak di bawah lima tahun. Dehidrasi yang parah menjadi penyebab utama kematian akibat diare. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membuat oralit, larutan yang dapat membantu menjaga kadar cairan di dalam tubuh.

Apa itu oralit?

Oralit merupakan istilah untuk cairan rehidrasi oral (CRO). Cairan ini berfungsi untuk menjaga kadar cairan dan elektrolit tubuh. Kekurangan cairan dan elektrolit dalam jumlah yang banyak dapat mengganggu fungsi tubuh.

Terkait dehidrasi, oralit berguna untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi saat tubuh mengalami diare. Dengan begitu, risiko komplikasi parah akibat diare dapat diminimalisasi. Pemberian oralit umumnya disarankan untuk anak kecil, orang tua, dan orang yang menderita gangguan sistem kekebalan tubuh.

Mengutip Mayo Clinic, ketiga kelompok tersebut termasuk rentan terhadap komplikasi dari dehidrasi. Maka dari itu, mengikuti cara membuat oralit rumahan dapat menjadi bantuan saat tidak memiliki persediaan oralit kemasan di rumah.

Cara membuat oralit rumahan

Sebelum membuatnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait cara membuat oralit dan cairan rehidrasi oral secara keseluruhan, seperti:

  • Cuci tangan dengan air bersih dan sabun sebelum membuat larutan ini
  • Gunakan panci atau mangkuk yang bersih
  • Anda harus cuci tangan sebelum menyuapi oralit
  • Anak juga harus cuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum disuapi
  • Air Susu Ibu (ASI) juga dapat berfungsi sebagai cairan rehidrasi oral apabila bayi mengalami diare
  • Oralit rumahan dapat bertahan 24 jam setelah dibuat
  • Cairan rehidrasi oral bukan obat diare, tetapi mencegah dehidrasi saat sedang diare
  • Jika seseorang muntah setelah minum oralit, berikan jeda 10 menit sebelum memberikan oralit untuk diminum lagi
  • Segera bawa orang yang mengalami diare jika diare dan muntah tidak kunjung reda

Mempraktikkan cara membuat oralit di rumah

Anda dapat membuat oralit rumahan dengan menyiapkan bahan-bahan berikut:

  • Air minum matang dan bersih 1 gelas
  • Gula pasir 1 sendok teh
  • Garam seujung sendok teh

Cara membuat oralit sendiri cukup mudah. Setelah menyiapkan ketiga bahan di atas, Anda tinggal melarutkan gula dan garam ke dalam air minum bersih. Pastikan larutan diaduk hingga gulanya benar-benar larut.

Oralit rumahan yang tersisa dapat disimpan di tempat dingin, seperti lemari pendingin. Jika setelah 24 jam, penderita diare masih membutuhkan oralit rumahan, harap membuatkan larutan yang baru daripada menggunakan larutan oralit yang sudah dibuat lebih dari 24 jam sebelumnya.

Seputar penggunaan oralit

Setelah mempraktikkan cara membuat oralit, berikut adalah sejumlah hal yang perlu diketahui mengenai penggunaannya. Cairan rehidrasi oral, seperti oralit dapat diminum oleh penderita diare yang mengalami muntah atau tidak sama sekali.

Penderita diare yang mengalami muntah dapat minum oralit sedikit demi sedikit, seperti minum satu gelas terlebih dahulu. Walaupun mengalami muntah, bukan berarti minum oralit akan sia-sia. Sederhananya, selama ada cairan yang masuk ke tubuh, tubuh akan terhidrasi. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, berikan jeda 10 menit sebelum memberikan oralit lagi kepada penderita diare yang baru muntah.

Untuk menyuapi oralit pada anak kecil, Anda dapat menyuapi oralit secara perlahan menggunakan sendok teh setiap 5 menit sekali. Suapi oralit setiap 5 menit sekali juga kepada anak yang lebih dewasa atau orang tua yang menderita diare, tetapi gunakan sendok makan pada kelompok umur tersebut.

Terkait jumlah oralit yang harus dikonsumsi, rekomendasi untuk orang tua dan remaja adalah sedikitnya 3 liter per hari hingga diare menghilang. Kemudian, anak di bawah 2 tahun cukup minum oralit sebanyak seperempat hingga setengah gelas besar. Anak-anak yang lebih besar perlu minum setengah hingga satu gelas besar oralit saat diare agar terhindar dari dehidrasi.

Seperti yang dibahas sebelumnya, oralit hanya membantu tubuh tetap terhidrasi. Saat diare menyerang, Anda juga harus menyetopnya dengan Entrostop. Komposisi attapulgite dan pectin pada Entrostop mampu mengisap racun, bakteri, dan virus penyebab diare.

Zat attapulgite juga efektif mengurangi durasi diare yang dialami, meminimalisasi risiko dehidrasi, dan juga aman dikonsumsi untuk pengobatan diare. Maka dari itu, setelah mempraktikkan cara membuat oralit, jangan lupa untuk memberikan obat diare untuk mengatasi diare yang dialami.

 

 

Referensi

Bagaimana Menangani Diare pada Anak. (n.d.). IDAI. Retrieved July 3, 2020, from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/bagaimana-menangani-diare-pada-anak

Diarrhea – Symptoms and causes. (2019, May 16). Mayo Clinic. Retrieved July 3, 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diarrhea/symptoms-causes/syc-20352241

Diarrhoeal disease. (2017, May 2). WHO | World Health Organization. Retrieved July 3, 2020, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease

Oral rehydration salts ORS – How do I prepare an oral rehydration salts – ORS solution at home? (2019, August 23). Diarrhoea, Diarrhea, Dehydration, Oral Rehydration, Mother and Child Nutrition, Water, Sanitation, Hygiene – Rehydration Project. Retrieved July 3, 2020, from https://rehydrate.org/faq/how-to-prepare-ors.htm

Oral rehydration solutions ORS made at home. (2014, July 4). Diarrhoea, Diarrhea, Dehydration, Oral Rehydration, Mother and Child Nutrition, Water, Sanitation, Hygiene – Rehydration Project. Retrieved July 3, 2020, from https://rehydrate.org/solutions/homemade.htm

Rehydration: Why it is so important and how it works to save children’s lives. (2014, November 10). Diarrhoea, Diarrhea, Dehydration, Oral Rehydration, Mother and Child Nutrition, Water, Sanitation, Hygiene – Rehydration Project. Retrieved July 3, 2020, from https://rehydrate.org/rehydration/index.html

Zaid, M. R., Hasan, M., & Khan, A. A. (1995). Attapulgite in the Treatment of Acute Diarrhoea: A Double-Blind Placebo-Controlled Study. Journal of Diarrhoeal Diseases Research, 13(1), 44-6. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/7657965/

Matsitukwa, L., & Pisacane, A. (n.d.). Correct measures: home-made ORS. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12281646/