Cara Kerja Obat Diare Orang Dewasa dalam Tubuh

Oleh Roby

Cara Kerja Obat Diare Orang Dewasa dalam Tubuh

Diare merupakan masalah pada pencernaan yang seringkali menyerang di tengah kesibukan sehari-hari. Jika sudah begini, banyak orang dewasa yang mengandalkan obat agar diare bisa cepat mereda.

Wajar saja, gejala yang muncul akibat diare bisa sangat mengganggu aktivitas atau mengakibatkan rasa tidak nyaman. Namun, apakah Anda tahu bagaimana obat diare bekerja dalam tubuh? Yuk, baca penjelasannya di bawah ini.

Memahami cara kerja obat diare dalam sistem pencernaan

Diare seringkali ditandai dengan berubahnya tekstur feses menjadi lebih cair dan meningkatnya frekuensi BAB. Terdapat beberapa penyebab diare, di antaranya:

  • Virus
  • Bakteri dan parasit
  • Efek samping obat
  • Intoleransi laktosa
  • Pemanis buatan
  • Masalah pencernaan seperti sindrom iritasi usus (IBS)

Masalah pencernaan ini cukup umum terjadi dan seringkali tidak memerlukan perawatan khusus. Diare akan reda setelah beberapa hari meski tidak menggunakan pengobatan apapun.

Meskipun begitu, diare yang terjadi saat sibuk beraktivitas sangatlah mengganggu sehingga diperlukan intervensi obat untuk membantu meredakan gejala yang timbul, seperti keram atau nyeri perut, maupun kembung.

Berikut beberapa kandungan dalam obat diare beserta fungsinya dalam membantu mengatasi gejala yang muncul.

Attapulgite

Manfaat attapulgite dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Institute of Research and Rehabilitation in Diabetes, Endocrine and Metabolic Disorders (BIRDEM) Bangladesh yang diikuti 30 orang dewasa dengan diare akut ringan hingga sedang yang disebabkan oleh bakteri. 

Para partisipan diberikan tablet attapulgite sebanyak 600 mg dan diperiksa selama 72 jam. Hasilnya menunjukkan, attapulgite dapat membantu mengurangi tingkat keparahan, durasi diare, frekuensi BAB, konsistensi feses, tingkat keparahan dehidrasi, dan mengurangi penggunaan oralit.

Selain itu, attapulgite aman dikonsumsi sehingga disimpulkan bahwa kandungan ini dapat digunakan seperti halnya oralit untuk mengatasi diare ringan hingga sedang.

Pectin

Kandungan dalam obat diare selanjutnya adalah pectin. Sebuah penelitian tahun 2015 dari Institute of General Surgery, Jinling Hospital, Clinical School of Nanjing mengevaluasi efikasi pectin yang masih termasuk serat larut air dalam mengatasi diare.

Total 87 pasien yang menderita diare diberikan pectin dan hasilnya dapat dikatakan positif. Pectin berperan sebagai prebiotik yang mendorong pertumbuhan bakteri baik dalam usus sehingga efektif dalam meringankan gejala diare. 

Jumlah bakteri baik juga menjadi lebih seimbang dan sekaligus membantu meredakan peradangan. Dengan kata lain, bakteri atau virus penyebab diare dapat ditekan pertumbuhannya oleh pectin.

Kedua senyawa yang telah dijelaskan tersebut terkandung dalam obat diare Entrostop Tablet. Oleh karena itu Entrostop dapat membantu meringankan diare berkat kombinasi antara kandungan tersebut dengan cara menyerap racun atau bakteri lalu dipadatkan dan dikeluarkan melalui feses. 

Cara aman mengonsumsi obat diare agar efektif bekerja dalam tubuh 

Setelah mengetahui bagaimana obat diare dengan kandungan attapulgite dan pectin bekerja dalam bantu atasi diare, Anda perlu tetap memperhatikan anjuran cara mengonsumsi obat tersebut.

Sebelum minum obat diare, pastikan untuk membaca anjuran pakai pada kemasan. Anda dapat mendapatkan informasi mengenai seberapa banyak dan kapan waktu yang tepat mengonsumsi obat diare.

Khusus untuk Entrostop tablet, aturan pakai yang perlu Anda ketahui adalah 2 tablet setiap setelah buang air besar, maksimum atau paling banyak 12 tablet dalam 24 jam.

Anda juga dapat mengikuti tips berikut untuk memastikan keamanan saat minum obat.

  • Minum dalam jumlah atau dosis yang direkomendasikan pada kemasan. Jangan beranggapan bahwa lebih banyak berarti lebih baik atau lebih cepat bereaksi, karena dapat berbahaya.
  • Jika sedang dalam menjalani pengobatan tertentu, tanyakan pada dokter apakah boleh minum obat diare.
  • Jangan mengonsumsi lebih dari satu produk obat diare kecuali dengan anjuran dokter. Beberapa jenis obat diare mungkin memiliki kandungan yang sama sehingga bisa saja terjadi overdosis.

Meski akan sembuh dengan sendirinya, penggunaan obat ketika diare dapat sangat membantu meringankan berbagai gejala yang biasanya muncul di tengah-tengah kegiatan. Pilih obat diare dewasa yang bekerja dengan cara membantu menyerap virus atau bakteri penyebab diare dan dikeluarkan secara alami.

 

Referensi:

Family Doctor. (2018, March 19). Anti-diarrheal Medicines: OTC Relief for Diarrhea – familydoctor.org. Retrieved July 3, 2020, from https://familydoctor.org/antidiarrheal-medicines-otc-relief-for-diarrhea/

Zaid, M. R., Hasan, M., & Khan, A. A. (1995). Attapulgite in the treatment of acute diarrhoea: a double-blind placebo-controlled study. Journal of Diarrhoeal Diseases Research, 13(1), 44–46. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/7657965/

Xu, L., Yu, W., Jiang, J., Feng, X., & Li, N. (2015). [Efficacy of pectin in the treatment of diarrhea predominant irritable bowel syndrome]. Zhonghua Wei Chang Wai Ke Za Zhi = Chinese Journal of Gastrointestinal Surgery, 18(3), 267–271. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25809332/