Bahan Alami Yang Bisa Digunakan Untuk Atasi Diare Anak

Bahan Alami Yang Bisa Digunakan Untuk Atasi Diare Anak

Diare masih merupakan salah satu penyebab kematian yang cukup tinggi pada balita. Hal ini disebabkan balita snagat rentan terhadap dehidrasi. Sehingga diare pada balita tidak boleh dianggap remeh.

Kenali Diare Balita

  • Biasa terjadi pada saat anak bangun tidur dan tidak menimbulkan rasa sakit
  • Tinja yang keluar berbau tidak sedap
  • Kurang lebih 4 minggu anak mengalami buang air dengan tinja yang tidak berbentuk, lendir dan makanan yang tidak bisa dicerna
  • Diare dimulai sekitar usia 6 sampai 36 bulan, tidak berlangsung hingga usai pra sekolah. Kondisi ini bahkan bisa berhenti lebih awal.

Umumnya diare balita terjadi ketika gastroenteritis atau infeksi pencernaan yang menyebabkan sakit perut, diare dan demam pada anak.

Penyebab Diare Balita

Penyebab pasti kondisi ini pada balita belum dapat dipastikan. Tetapi beberapa teori menjelaskan beberapa hal dapat menjadi faktor diare pada balita :

1. Makanan
Beberapa jenis makanan dapat mengakibatkan diare balita. Makanan yang berserat tinggi dan berlemak adalah salah satu penyebabnya. Jus buah yang diberikan secara berlebih juga bisa menjadi pemicunya.

2. Proses pencernaan yang terlalu cepat
Pada beberapa anak, proses makanan yang terjadi pada usus besar terlalu cepat. Ini menyebabkan penyerapan cairan tidak maksimal. Sehingga tinja yang dikeluarkan menjadi terlalu basah dan lembek.

3. Mikroflora
Di dalam usus manusia terdapat milyaran mikroba baik yang membantu proses pencernaan makanan. Pada anak komposisi mikroba di dalam perutnya sering kali membuat kotoran lebih cepat keluar dengan tekstur yang encer.

4. Aktivitas fisik yang meningkat
Kegiatan ini dikaitkan juga dengan proses mencerna makanan pada usus anak. Peningkatan aktivitas mempercepat prosesnya dan memunculkan diare balita.

Menangani dan memastikan diare balita

Langkah apa saja yang bisa kita ambil untuk menangani dan memastikan bahwa anak memang terkena diare balita dan bukan diare yang berbahaya. Ini penting dilakukan agar anak bisa memperoleh penanganan yang tepat:

1. Jurnal makanan

Membuat catatan makanan yang diberikan kepada anak sangatlah penting. Informasi detil yang dicatat: jenis makanan, jumlah makanan dan frekuensi pemberian. Ini akan membantu dokter menentukan jika diare perlu penanganan serius. Dengan memastikan kemungkinan anak alergi terhadap makanan tertentu, laktosa contohnya.

2. Periksa tinja anak

Untuk memastikan diare yang terjadi pada anak memang diare balita yang tidak berbahaya, kita harus mengecek tinja yang keluar. Jika terdapat bercak darah atau lebih berminyak , kita harus bergegas ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3. Mengurangi asupan jus buah

Asupan anak yang banyak mengandung fruktosa dan sorbitol sebaiknya dikurangi, sebab ada sebagian anak yang cenderung sensitif pencernaanya terhadap dua jenis gula tersebut.

Jika anak selama diare mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis, muntah, sakit kepala dan demam menandakan bahwa mereka bukan mengalami diare balita dan harus segera mendapatkan pertolongan yang tepat.

Pertolongan pertama yang harus segera dilakukan adalah mengganti cairan tubuh yang hilang melalui minuman, makanan berkuah, atau larutan gula garam.

Pengobatan berbahan alami untuk menangani diare anak

Banyak orangtua memilih menggunakan obat alami untuk mengatasi diare pada anaknya. Bebepa pengobatan herbal yang bisa diberikan :

1. Air Kelapa
Air kelapa sangat baik untuk mengganti cairan tubuh yang terbuang pada saat anak mencret. Untuk memenuhi kebutuhan mineral dan elektrolitnya, tambahkan sejumput garam sebelum diberikan kepada anak untuk diminum.

2. Kunyit
Kunyit mengandung banyak manfaat. Beberapa diantaranya mengandung anti mikroba dan anti radang. Kedua zat dari umbi rimpang ini telah teruji secara klinis dapat mengobati infeksi usus yang menyebabkan diare pada manusia. Cara memberikan kepada anak biasanya dengan menyeduh bubuk kunyit. Atau memarut dan mengambil sarinya secukupnya.

3. Serbuk biji pala
Rempah yang biasa dipakai untuk bumbu masakan ini ternyata bisa membantu meredakan diare pada anak. Caranya dengan mengambil 1/8 sendok teh yang dikonsumsi sehari setelah dicampur dengan air minum.

Takut memberikan obat tradisional karena kuatir akan takaran yang tidak benar hingga memperparah kondisi diare pada anak? Kita bisa memilih obat buatan pabrik obat.

Sekarang ini beberapa pabrik obat sudah mengeluarkan produk anti diare untuk anak berbahan herbal yang dijual bebas / OTC (on the counter).

Salah satu produk yang mungkin bisa kita berikan pada ada buah hati kita adalah Entrostop anak yang berbahan herbal. Baca aturan pakai secara benar dan berikan sesuai petunjuk.

Namun, apapun jenis diarenya, tidak mengancam kesehatan ataupun yang berbahaya bagi anak, hal terpenting yang kita lakukan adalah memastikan anak terhidrasi. Cukupi asupan cairan agar anak terhindar dari dehidrasi yang membahayakan keselamatan jiwanya.

Referensi :

  1. Medlineplus (2019). Medical Encyclopedia. When Your Child has Diarrhea
    https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000693.htm
  2. Rucoba. Ruben j (2016) . Healthline.Health.Parenting. Food for Toddler with Diarrrhea
    https://www.healthline.com/health/parenting/food-for-toddler-with-diarrhea#What-Causes-It?